
Awal Perjalanan
Pemerintah mendirikan PT Bank Ekspor Indonesia (Persero) sebagai bagian dari upaya memperkuat dukungan pembiayaan bagi kegiatan ekspor nasional.

Pemerintah mendirikan PT Bank Ekspor Indonesia (Persero) sebagai bagian dari upaya memperkuat dukungan pembiayaan bagi kegiatan ekspor nasional.

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009 disahkan, menandai resmi beroperasinya Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank.

Indonesia Eximbank mulai menyalurkan fasilitas Overseas Financing untuk mendukung pembangunan proyek-proyek strategis di Malaysia dan Amerika Serikat.

Indonesia Eximbank meluncurkan Coaching Program for New Exporters (CPNE) serta memperkuat jejaring global dengan menjadi tuan rumah 22nd Asian Exim Banks Forum.

LPEI memperluas penetrasi ekspor ke kawasan Afrika, memfasilitasi pembiayaan pesawat ke Nepal dan Senegal, serta membangun jejaring pendukung ekosistem ekspor nasional.

LPEI meresmikan Desa Devisa Pertama, Desa Devisa Kakao Jembrana Bali

LPEI mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional melalui penjaminan UMKM, pembiayaan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, serta dukungan ekspor industri strategis nasional.

LPEI menyalurkan pembiayaan ekspor pesawat ke Filipina serta meluncurkan kajian pasar Road to Germany untuk memperluas akses eksportir Indonesia ke Eropa.

Memasuki usia 17 tahun, LPEI memberikan dampak pembangunan nyata melalui pemberdayaan 2.603 Desa Devisa, 1.935 kegiatan ekspor baru, lebih dari 90 negara menjadi tujuan ekspor dan kontribusi Rp8,7 triliun bagi negara.
Kumpulan kisah dan pencapaian sepanjang perjalanan 17 tahun Indonesia Eximbank dalam format e-book. Segera hadir.
Filosofi logo perayaan 17 Tahun Indonesia Eximbank beserta tautan unduhan logo resmi dalam berbagai format. Materi sedang disiapkan.